RSS

Hidup Dalam Keluarga yang Berbeda Keyakinan

15 Feb

Terlahir di sebuah keluarga yang berbeda agama dari ke dua orang tuanya. Ayahnya beragama Christian dan Ibunya beragama Islam. Sebut saja gadis itu bernama Caca. Caca anak ketiga dari tiga bersaudara. Kakak pertamanya perempuan dan kakak kedua laki-laki. Kedua kakaknya menganut keyakinan seperti ayahnya yaitu christian,dan Caca menganut keyakinan sama seperti ibunya yaitu Islam. Gadis ini sudah beranjak dewasa, kini umurnya pun menginjak 19 tahun. Selama 19 tahun itulah gadis ini belajar menyesuaikan dirinya dalam berkehidupan keluarganya yang berbeda agama.

Saat ia duduk dibangku SMA, ia berkenalan dengan kakak kelasnya yang berbeda keyakinan juaga. Seiring berjalannya waktu, ia dan kakak kelasnya pun jadilah sepasang kekasih. Caca punya sahabat dari SMP yang kebetulan satu SMA dengan caca. Sebut saja namanya Ani. Menurut Ani selama Caca berpacaran Caca suka diajak oleh pacarnya itu ke gereja atau acara-acara yang Umat christiani biasa lakukan seperti Natalan.

Ketika hubungan Caca dengan pacarnya berjalan hampir 3 tahun, mereka putus untuk selama-lamanya, tetapi mereka berkomitmen walaupun sudah tidak ada hubungan spesial, mereka tetap berteman. Dan komitmen mereka terbukti walau sudah putus komunikasi antanya masih berjalan, bahkan mereka suka jalan bareng.

Setelah Caca lulus SMA, komunikasi Caca dan teman-teman SMA nya masih berjalan, tetapi yaaaah lebih banyak komunikasiannya dengan teman gengnya. Setelah beberapa bulan,ketika teman gengnya sedang berkumpul dirumah Caca, temannya mau shalat,

temannya nanya kepada Caca “ lo gak shalat Ca???”.

Kemudian Caca bilang “gak, gw lagi gak”.

truz selesai shalat, temannya yang bernama Ani pegang hp Caca kemudian ada salah satu sms dia ketemannya yang isi smsnya “heii, besok bareng ya kegerejanya??”..

nah dsitu Ani kaget banget, trus dia bilang ke Caca “ maksudnya pa ini???”..

ya akhirnya Caca bilang “sebenarnya gw mau jujur sama kalian semua bahwa sebenarnya gw sudah pindah agama, kira-kira ketika bulan romadhan kemarin gw sudah pindah agama dan resmi menjadi umat Christiani. Gw mau bilang sama kalian sudah lama, tapi gw ragu, karena gw takut kalian marah sama gw..”.

di waktu yang bersamaan, disaat itu juga ani marah besar dan Ani berkata “selamet deh Ca, semoga nyokap lo masuk syurga dan lo bahagia dengan pilihan lo sekarang”.

Kami sebagai temannya bener-bener kaget dan gak nyangka semudah itu ia berpindah agama. Padahal Caca sudah tau tentang bagaimana agama Islam. Yang saya ingat dari ucapan-ucapan Caca yang pernah terlontar dari mulutnya, yaitu “ia Cuma gw yang anak dari ayah dan ibu gw yang beragama Islam, soalnya ibu gw pengen salah satu dari anaknya beragama Islam”.

Hanya kalimat itu yang selalu saya ingat darinya. Tetapi pada akhirnya, ucapannya itu gak terbukti. Ucapannya itu hanya berjalan sampai ia berumur 19 tahun. Saya dan teman-teman gak bisa berbuat apa-apa.ini semua sudah menjadi pilah hidupnya. Dan semoga itu yang terbaik untuknya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Februari 2011 in Cerpen

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: