RSS

Makalah Arti Penting Kepemimpinan Dalam Berorganisasi

29 Sep

BAB    I

Pendahuluan

Kepemimpinan merupakan lokomotif organisasi yang selalu menarik dibicarakan. Daya tarik ini didasarkan pada latar historis yang menunjukkan arti penting keberadaan seorang pemimpin dalam setiap kegiatan kelompok dan kenyataan bahwa kepemimpinan merupakan sentrum dalam pola interaksi antar komponen organisasi (Suarjaya dan Akib, Usahawan bulan Nopember 2003: 42). Lebih dari itu, kepemimpinan dan peranan pemimpin menentukan kelahiran, pertumbuhan dan kedewasaan serta kematian organisasi.

Kemampuan dan ketrampilan kepemimpinan dalam pengarahan adalah faktor penting effektifitas manajer. Bila organisasi dapat mengidentifikasikan kualitas–kualitas yang berhubungan dengan kepemimpinan, kemampuan untuk menseleksi pemimpin-pemimpin efektif akan meningkat.

Latar Belakang Masalah

Manusia adalah makhluk social yang tidak dapat hidup sendiri. Dalam hidup, manusia selalau berinteraksi dengan sesama serta dengan lingkungan. Manusia hidup berkelompok baik dalam kelompok besar maupun dalam kelompok kecil.

Hidup dalam kelompok tidak mudah. Untuk menciptakan kondisi kehidupan yang harmonis anggota kelompok haruslah saling menghormati & menghargai. Keteraturan hidup perlu selalu dijaga. Hidup yang teratur adalah impian setiap insan.

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling tinggi dibanding makhluk Tuhan lainnya. Manusia di anugerahi kemampuan untuk berpikir, kemampuan untuk memilah & memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan kelebihan itulah manusia seharusnya mampu mengelola lingkungan dengan baik.

Jika masunia berjiwa pemimpin, maka akan dapat mengelola diri, kelompok & lingkungan dengan baik. Khususnya dalam penanggulangan masalah yang relatif pelik & sulit. Disinilah dituntut kearifan seorang pemimpin dalam mengambil keputusan agar masalah dapat terselesaikan dengan baik.

 

BAB II

PEMBAHASAN

Pengertian Organisasi dan Kepemimpinan

Organisasi adalah sebagai alat dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan.

Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mangerjakan sesuatu.

Teori Kepemimpinan

  1. Teori Genetie -> bahwa penganut teori ini mengatakan bahwa seorang pemimpin akan karena ia telah dilahirkan dengan bakat pemimpin
  2. Teori Sosial -> Jika teori genetis mengatakan bahwa “leaders are born and not made”, make penganut-penganut sosial mengatakan sebaliknya yaitu : “Leaders are made and not born”. Penganut-penganut teori ini berpendapat bahwa setiap orang akan dapat menjadi pemimpin apabila diberi pendidikan dan kesempatan untuk itu.
  3. Teori Ekologis -> Teori ini merupakan penyempurnaan dari kedua teori genetis dan teori sosial. Penganut-ponganut teori ini berpendapat bahwa seseorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat mana kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pangalaman-pengalaman yang memungkinkannya untuk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang memang telah dimilikinya itu.

Syarat-syarat pemimpin yang baik

Pengembangan kemampuan itu adalah suatu proses yang berlangsung terus menerus dengan maksud agar yang bersangkutan semakin memiliki ciri-ciri kepemimpinan.

Walaupun belum ada kesatuan pendapat antara para ahli mengenai syarat-syarat ideal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, akan tetapi beberapa di antaranya yang terpenting adalah sebagai berikut :

a) Pendidikan umum yang luas.

b) Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang genoralist yang baik juga.

c) Kemampuan berkembang secara mental

d) Ingin tahu

e) Kemampuan analistis

f) Memiliki daya ingat yang kuat

g) Mempunyai kapasitas integratif

h) Keterampilan berkomunikasi

i) Keterampilan mendidik

j) Personalitas dan objektivitas

k) Pragmatismo

l) Mempunyai naluri untuk prioritas

m) Sederhana

n) Berani

o) Tegas dan sebagainya.

Fungsi Pemimpin Dalam Pengambilan Keputusan

Salah satu fungsi pemimpin dalam manajemen adalah mengambil keputusan secara efektif. Keberadaan sumber-sumber, biaya, bahan, keahlian, tenaga, pengetahuan, waktu dan ruang sangat terbatas, oleh karena itu timbulah pengambilan keputusan.

Fungsi kepemimpinan pada dasarnya menyangkut dua hal pokok, yakni:

(1) fungsi yang berkaitan dengan tugas yang disebut fungsi pemecahan masalah

(2) fungsi pemeliharaan kelompok yang disebut fungsi sosial

Langkah pengambilan keputusan bervariasi, meskipun demikian secara umum meliputi :

  1. Merumuskan masalah
  2. Merumuskan hasil yang diharapkan
  3. Mengembangkan pilihan penyelesaian
  4. Mengetahui apa yang harus dilaksnakan setelah keputusan diambil.

CONTOH KASUS KONFLIK DALAM KEPEMIMPINAN BERIKUT KOMENTAR-NYA

Belum lama Partai Demokrat (PD) kocar – kacir karena pengakuan salah seorang oknumnya yang bernama Nazarudin yang menyebutkan bahwa banyak oknum lain di dalam PD terlibat kasus korupsi, sebelumnya Nazarudin telah menjadi tersangka dugaan kasus suap SESMENPORA.

Lalu Apa hubungannya dengan konflik dalam kepemimpinan?

Ya, berdasarkan sekilas kutipan pada awal paragraf, kami selaku kelompok 6 ingin memberikan komentar sedikit tentang kasus heboh yang sampai kepada telinga orang – orang pedalaman sekalipun dan menjadi obrolan hangat orang – orang jika sedang berkumpul, baik itu anak muda maupun orang tua.

  • Pertama, menurut kami, kasus Nazarudin kali ini adalah kasus yang nguntang – ngantung, artinya sama sekali tidak jelas dan entah kemana jalannya kasus ini, karena sampai kami menulis makalah ini, belum ada penyelesaian yang kongkret, dan berhenti sementara karena media sedang sibuk mengekspos kasus pemboman gereja di Solo dan kasus pemerkosaan di angkot beberapa waktu lalu.
  • Kedua, kebobrokan sebuah hukum di Indonesia ini, apakah sesulit itu menegakkan hukum, sampai mengurus 1 koruptor saja perlu berbulan – bulan? Coba jika dibandingkan dengan maling kendaraan atau maling – maling  kecil lainnya, kami yakin hanya butuh beberapa hari bahkan beberapa jam saja untuk membuat si maling sudah memelas di penjara. Apakah ini sebuah sistem hukum yang pantas untuk dibangga – banggakan?
  • Ketiga, ketegasan seorang pemimpin dalam mengatur anggotanya. Dan inilah pokok pembahasan kelompok kami, karena menurut kami seorang pemimpin sangat berpengaruh atas tindakan dan kelakuan para anggotanya, baik itu dalam organisasi kecil maupun organisasi besar sekalipun. Jika pemimpin tidak tegas dan tidak menerapkan hukum yang benar, maka wajar saja jika anggota atau rakyatnya pun banyak yang menyimpang, karena akibat dari ulah dari si pemimpin itu sendiri. Oleh karena itu, pemimpin yang benar sangatlah dibutuhkan dalam sebuah organisasi, baik itu dalam ruang lingkup kecil atau besar sekalipun.


BAB    III

Kesimpulan dan Penutup

Kesimpulan

Seorang pemimpin atau manajer mempunyai keahlian dan pengetahuan yang diperoleh melalui pengembangan diri. Pengembangan diri menghasilkan keterampilan-keterampilan seperti keterampilan teknis, keterampilan manajemen sumber daya manusia, dan keterampilan konseptual

Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mangerjakan sesuatu

Semakin tinggi kedudukan seorang pemimpin dalam organisasi maka semakin dituntut dari padanya kemampuan berfikir secara konseepsional strategis dan makro. Semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi maka ia akan semakin generalist, sedang semakin rendah kedudukan seseorang dalam organisasi maka ia menjadi spesialist.

Rahasia utama kepemimpinan adalah kekuatan terbesar seorang pemimpin bukan dari kekuasaanya, bukan kecerdasannya, tapi dari kekuatan pribadinya. Seorang pemimpin sejati selalu bekerja keras memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain.

Pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out).

PENUTUP

Demikian sekilas makalah ini kami buat beserta contoh kasus dan komentar yang dapat kami berikan sesuai kemampuan kami, apabila ada kesalahan itulah kami, dan jika benar itu datangnya dari Allah SWT. Semoga makalah yang kami buat ini bermanfaat, khususnya untuk para pembaca.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 29 September 2011 in Teori Organisasi

 

2 responses to “Makalah Arti Penting Kepemimpinan Dalam Berorganisasi

  1. ahmad zarpani

    6 April 2012 at 19:01

    refrencinya mana makalahnya gak bisa dipertanggung jawabkan

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: