RSS

Keadaan Kebun Binatang Surabaya

05 Mar

Kebun binatang dapat menjadi tempat rekreasi keluarga yang menyenangkan. Dapat pula menjadi wisata yang bernilai edukasi.karena dapat melihat secara langsung berbagai jenis binatang yang mungkin selama ini hanya dilihat di televisi atau buku. Di kota Surabaya, terdapat kebun binatang yang merupakan kebun binatang tertua di Indonesia..

Namun karena kurang terawatnya KBS tersebut, maka akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan yang tertuju pada KBS ini, karena terdapat beberapa hewan yang sakit bahkan sampai mati..dan ditemukannya kandang hewan yang kurang layak..

Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, kembali kehilangan salah satu koleksi satwanya yakni celeng goteng atau Javan Wory Pig. Satwa tersebut ditemukan telah tewas di kandangnya. Setelah diperiksa oleh dokter, kematian satwa tersebut karena akibat keracunan.

Kematian babi hutan yang habitat aslinya berasal dari Pulau Jawa ini terjadi akhir Januari silam. Setelah diotopsi, organ tubuh celeng goteng semuanya mengalami perubahan yang mengindikasikan tubuhnya dipenuhi racun.

Demi memastikan racun yang terdapat di tubuh celeng goteng dan siapa yang menempatkan racun tersebut, pihak kebun binatang menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidikinya. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Seekor jerapah pun yang merupakan satu-satunya di Kebun Binatang Surabaya, Diketahui tiba-tiba ambruk di kandangnya karena sakit.

menurut petuga alasan dilakukan infus karena jerapah tersebut nafsu makannya menurun sehingga membuat jerapah tersebut tidak bisa berdiri lagi.

Jerapah tersebut rentan terkena penyakit karena faktor usia. Umumnya harapan hidup jerapah antara umur 35-40 tahun.

Adapun tindakan medis yang sudah dilakukan pihak KBS, selain infus juga telah diberi vitamin untuk memancing nafsu makannnya.

koleksi jeparah di KBS saat ini tinggal satu. Jika jerapah saat ini mati, maka KBS terancam tidak memiliki jerapah. menurut petugas “Untuk penambahan jerapah bisa saja dilakukan nanti. Namun, kami optimistis jerapah ini bisa sehat lagi,” .

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2012 in Prakata

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: